Pasca Insiden di Adonara Timur, Polres Flores Timur Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas
tribratanewsflorestimur.com – Polres Flores Timur, Polda NTT. Menyikapi peristiwa yang terjadi antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak dengan Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, pada Sabtu (09/05/2026), Polres Flores Timur terus melakukan langkah-langkah pengamanan, pendekatan persuasif, serta koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. TNI POLRI hingga saat ini masih melakukan pengamanan, serta komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat di wilayah tersebut.
Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa Polres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menahan diri dari tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi. “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun Bele, Desa Waiburak maupun Desa Narasaosina, untuk tetap menjaga persaudaraan, mengedepankan penyelesaian secara adat, musyawarah, dan hukum yang berlaku. Jangan mudah terpancing provokasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial, karena keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kasi Humas.

Lebih lanjut, Polres Flores Timur menegaskan bahwa setiap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan semangat kekeluargaan yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Adonara. Kepolisian juga mengajak para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjadi penyejuk di tengah situasi yang berkembang, sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Adonara Timur dapat terus terjaga demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
