Satuan Lalulintas Polres Flotim Melaksanakan Pelatihan Keselamatan Berlalulintas

Satuan Lalulintas Polres Flotim Melaksanakan Pelatihan Keselamatan Berlalulintas

tribratanewsflorestimur.com – Polres Flotim Polda NTT, Kegiatan pelatihan Program keselamatan berlalulintas tahun 2020 digelar oleh satuan lalulintas polres Flores timur, dalam rangka mendukung program Korlantas polri dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pengguna jalan yakni para pengemudi dan para ojek yang beroperasi di wilayah kota larantuka. Kegiatan tersebut dengan sasaran para sopir dan ojek sebanyak 80 peserta yang dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 20 April dan 21 April 2020, bertempat di aula ikatara polres Flores timur. Peserta sebanyak 80 orang juga dibagi menjadi dua kelompok peserta yakni kelompok peserta tanggal 20 April 2020 sebanyak 43 peserta dan 37 peserta pada tanggal 21 April 2020.

Materi kegiatan terdiri dari keselamatan berlalulintas yang dibawakan oleh kasat lantas IPTU ORI ZADRAK YOSEPH, materi tehknik mengemudi oleh KBO Sat lantas IPDA I MADE BUDANA dan materi pencegahan Covid-19 oleh Paur Dokes Polres Flotim Oskar A. Lobo AMK.

Selain melaksanakan kegiatan pelatihan keselamatan berlalulintas, kepada para peserta diberikan sumbangan berupa tabungan Britama dari pemerintah yang disalurkan melalui Korlantas Polri, dimana tabungan tersebut digunakan hanya untuk perbelanjaan sembako selama tiga bulan.

 

Kapolres Flores Timur, AKBP DENY ABRAHAMS, SH, S.I.K dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para pengemudi dan ojek tentang keselamatan berlalulintas, selanjutnya sumbangan berupa tabungan yang diberikan hanya dapat digunakan untuk belanja sembako dan tidak diambil dalam bentuk tunai. Semoga bantuan tersebut dapat membantu ekonomi para sopir dan ojek ditengah merebaknya covid-19 dan diharapkan dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya, tambah Kapolres Flores timur.

Bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari karena para peserta harus menjaga jarak dalam mengikuti kegiatan guna menghindari penyebaran civid-19 sehingga peserta dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok pertama sebanyak 43 peserta dan kelompok kedua sebanyak 37 pesrrta.