Wujudkan Perdamaian, Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase Cek Lokasi Penandatanganan Komitmen Damai
tribratanewsflorestimur.com – Polres Flores Timur, Polda NTT. Upaya menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat terus dilakukan Polres Flores Timur menjelang momentum Penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Damai dan Jeda Sakral antara masyarakat Dusun Bele, Desa Waiburak, dan masyarakat Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur.
Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., bersama rombongan melakukan pengecekan lokasi di Pendopo Pastoran Kristus Raja Waiwerang, Jumat (7/8/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres meninjau langsung Aula Dekenat Adonara yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan momentum perdamaian. Pengecekan dilakukan bersama Pastor Rekan Paroki Kristus Raja Waiwerang RD. Antonius Prakun, Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina, S.Sos., M.Sos., Kabag Ops AKP Eduardus Nuru, S.H., Kasat Lantas IPTU Rolan Herdiyanto Lay, S.H., dan KBO Sat Intelkam AIPTU I Wayan Sumarta.
Tidak sekadar melihat kondisi ruangan, Kapolres memastikan berbagai kebutuhan pendukung telah diperhitungkan, mulai dari kapasitas tempat, penataan ruangan, akses keluar masuk hingga aspek pengamanan. Hasil pengecekan menunjukkan Aula Dekenat Adonara dinilai representatif untuk menampung masyarakat dari kedua belah pihak serta para tamu undangan dari unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari kesiapan Polres Flores Timur dalam mengawal setiap tahapan menuju perdamaian.
“Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan nyaman. Yang paling penting adalah bagaimana momentum ini dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kembali rasa percaya dan memperkuat komitmen perdamaian,” ujar Kasi Humas AKP Eliezer.
Menurutnya, pemilihan Aula Dekenat Adonara juga memberikan nilai tersendiri karena berada di lingkungan Paroki Kristus Raja Waiwerang yang bersifat netral serta selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.
“Tempat yang netral diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kesejukan bagi semua pihak. Polres Flores Timur akan terus mengawal proses ini dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga komitmen damai tidak berhenti pada sebuah seremoni, tetapi dapat menjadi awal dari kehidupan masyarakat yang semakin aman dan harmonis,” tambahnya.
